New York, Bursa saham wall street ambruk di penutupan perdagangan saham,senin (23/2). Indek Dow Jones rontok 251 poin, titik rendah dow jones dalam jangka 12 tahun terakhir Indeks S&P 500 juta juga mengikuti jejak dow jones, mencatat rekor penurunan terburuk sejak 11 april 1997.
Para analis saham di pusat perdagangan surat berharga internasional itu mengaku, rontoknya saham kali ini hampir menyamai rekor fenomena rontoknya saham -saham perusahaan internet beberapa tahun lalu. " Investor sudah melempar handuk,"
Analis menghubungkan kejatuhan terdalam wall street ini dengan rencana penyelematan perbankan oleh depkeu AS. salah satu poin utama rencana itu adalah menambah kepemilikan pemerintah di sejumlah bank dan lembaga keuangan. Pemerintahan Obama mengelak tudingan rencana ini sebagai nasionalisasi perbankan.
Yang paling hangat adalah pembicaraan otoritas keuangan AS dengan citigroup dalam rangka nasionalisasi terebut. Salah satu bank terbesar di AS itu mengalami kerugian besar dan sejauh ini tidak mampu mengangkat kinerjanya meski sudah mendapatkan dama talangan pemerintah.
ini membuta tingka kepercayaan investor runtuh. Para pemegang lembaran saham takut, resesi ekonomi keuangan yang sudah merembet kemana-mana di AS ini akan menyeret bank - bank ke jurang yang lebih dalam. Mereka juga panik, resesi akan membuat kredit - kredit menjadi macet.
Indeks Dow jones jatuh 3,41 persen ke level 7.114,78 poin. Dalam 10 sesi perdagangan terakhir, indeks dow jones sudah jatuh 14 persen. Indeks S&P 500 jatuh 3,47 persen ke posisi 743,33 poin. Posisi penutupan terendah sejak krisis keuangan mendera Asia 12 tahun lalu.
Bursa Asia Jatuh
Sejumlah pasar modal di Asia juga ditutup melemah atas imbas jatuhnya wall street. Indeks Hang Seng turun 376,58 poin menjadi 12.798,52.
Saham - saham Cina ditutup turun 4,56 persen. Indeks saham gabungan Shanghai ditutup turun 105,12 poin menjadi 2.200,65 dengan nilai transaksi 23,2 miliar dolar AS.
Indeks nikkei turun 1,46 persen mendekati level terendah dalam 26 tahun. Indeks Nikkei -225 turun 107,60 poin dibawah penutupan oktober tahun lalu pada titik 7.162,90 merupakan level terendah sejak 1982.
IHSG ditutup di level 1.295,87 atau turun 16,57 poin ( 1,27 persen ). (sumber Republika 25/2)
Para analis saham di pusat perdagangan surat berharga internasional itu mengaku, rontoknya saham kali ini hampir menyamai rekor fenomena rontoknya saham -saham perusahaan internet beberapa tahun lalu. " Investor sudah melempar handuk,"
Analis menghubungkan kejatuhan terdalam wall street ini dengan rencana penyelematan perbankan oleh depkeu AS. salah satu poin utama rencana itu adalah menambah kepemilikan pemerintah di sejumlah bank dan lembaga keuangan. Pemerintahan Obama mengelak tudingan rencana ini sebagai nasionalisasi perbankan.
Yang paling hangat adalah pembicaraan otoritas keuangan AS dengan citigroup dalam rangka nasionalisasi terebut. Salah satu bank terbesar di AS itu mengalami kerugian besar dan sejauh ini tidak mampu mengangkat kinerjanya meski sudah mendapatkan dama talangan pemerintah.
ini membuta tingka kepercayaan investor runtuh. Para pemegang lembaran saham takut, resesi ekonomi keuangan yang sudah merembet kemana-mana di AS ini akan menyeret bank - bank ke jurang yang lebih dalam. Mereka juga panik, resesi akan membuat kredit - kredit menjadi macet.
Indeks Dow jones jatuh 3,41 persen ke level 7.114,78 poin. Dalam 10 sesi perdagangan terakhir, indeks dow jones sudah jatuh 14 persen. Indeks S&P 500 jatuh 3,47 persen ke posisi 743,33 poin. Posisi penutupan terendah sejak krisis keuangan mendera Asia 12 tahun lalu.
Bursa Asia Jatuh
Sejumlah pasar modal di Asia juga ditutup melemah atas imbas jatuhnya wall street. Indeks Hang Seng turun 376,58 poin menjadi 12.798,52.
Saham - saham Cina ditutup turun 4,56 persen. Indeks saham gabungan Shanghai ditutup turun 105,12 poin menjadi 2.200,65 dengan nilai transaksi 23,2 miliar dolar AS.
Indeks nikkei turun 1,46 persen mendekati level terendah dalam 26 tahun. Indeks Nikkei -225 turun 107,60 poin dibawah penutupan oktober tahun lalu pada titik 7.162,90 merupakan level terendah sejak 1982.
IHSG ditutup di level 1.295,87 atau turun 16,57 poin ( 1,27 persen ). (sumber Republika 25/2)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar